Monday, April 7, 2014

rindukah aku?

Kutitipkan rindu dan harapanku kepada angin..
berharap ia akan menyampaikannya padamu,
                wahai bintang yang menggantung jauh..

serupa langit yang meneteskan air dalam tangis,
                mengirim pesan kepada bumi tentang suasana hati.

dimana dirimu?
ingatkah dirimu akan 'kita'?
yang menguntai mimpi diselingi tawa dan derita,
              memainkan balada menyelami elegi... 

Mungkin, faktanya adalah,
kamu merindukanku.
kamu tak pernah bisa melupakanku.
kamu selalu tersiksa ketika melihatku,
bahkan ketika hanya melihatku dari kejauhan..

Sebentar, mungkin kata 'aku' seharusnya diganti dengan 'kamu'
begitu juga 'kamu' diganti dengan 'aku'

hmm, mungkin hanya diriku yang terlalu merindukanmu..

0 Comments:

Post a Comment