Friday, May 22, 2015

Jangan lupa main game!

Jangan lupa main game.
Sebuah pesan yang (tidak) mungkin salah?

Seringkali kita dapat nasihat,
"Nak, Jangan lupa belajar!"
Jangan malas belajar,
kerjakan pr!
kerjakan tugas!
daaan,
masih terlalu banyak untuk disebutkan.

Mungkin yang seharusnya diingatkan,
"Jangan lupa main game!"

Tunggu dulu.
Sebelum anda protes terhadap saya,
saya jelaskan dulu.

Coba bayangkan,
mesin saja memiliki titik jenuh,
dimana kerja terlalu berlebih akan mempercepat keausan mesin tersebut.
Memang otak kita memiliki durabilitas atau ketahanan yang jauuuh lebih tinggi.

Tapi,
coba anda pikir lagi.

Belajar itu kewajiban.
Betul?
Tentu.

Maka dari itu,
bahkan ketika kita tidak sedang belajar pun,
akan ada yang menggerakkan anda untuk belajar,
apabila lingkungan tempat anda belajar merupakan lingkungan 'normal'.

Sedangkan main game?
Tentu tidak ada yang mengingatkan.

Maka dari itu,
sebagai seorang 'pelajar' yang peduli dengan nasib otak dan pikiran pelajar lainnya,
saya mengingatkan siapapun,
yang membaca tulisan ini,
suka atau tidak suka,
untuk mengingatkan satu sama lain,
dalam bermain game.

Sekian.
Terima kasih.


#JanganHiraukan
#YangTidakSetujuSilahkanKomentar
#SilahkanLikeBagiYangSetuju

#SalamDamai
#TetapDamaiPelajarIndonesiaku

Tuesday, May 12, 2015

T

"Bolehkah menyatakan kerinduan?
Perasaan kepada seseorang?
Tentu saja boleh.
Tapi jika kita belum siap untuk mengikatkan diri dalam hubungan yang serius,
ikatan yang bahkan oleh negara pun diakui dan dilindungi,
maka sampaikanlah perasaan itu pada angin saat menerpa wajah,
pada tetes air hujan saat menatap keluar jendela,
pada butir nasi saat menatap piring,
pada cicak di langit-langit kamar saat sendirian dan tak tahan lagi hingga boleh jadi menangis."

-Tere Liye

Saturday, May 9, 2015

Bee

Hari ini aku bertemu seorang pemuka agama.
Tidak bertemu empat mata memang.
Aku hanya hadir di antara majelis. 
Di mana majelis itu membahas tentang kriteria memilih pasangan hidup.

Setelah semuanya selesai disampaikan,
aku membeku.

Pikiranku, perasaanku, dan hatiku.







Ternyata,
Semuanya memang masih terpaku padamu.

Bahkan sedari tadi,
aku masih saja memikirkanmu.

#RuangKosong